PARADIGMA MATERIALISME VS PARADIGMA SPIRITUAL
hari ini kuliah SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI sama pak Irsan Dalimunthe.
lain dari pada yang lain, kuliah hari ini asyik, walaupun ada betenya (NULIS TERUS, TANGAN GW AGAK BERMASALAH KALAU NULIS PAKE PENA).
jadi menurut dia ada tiga landasan dalam membangun sebuah teori ekonomi
1. Landasan Paradigma Liberal Kapitalistik
2. Landasan Paradigma Manifesto Komunis
3. Landasan Paradigma Pancasila
dimana landasan 1 dan 2 berasal dari Paradigma Materialistik, atau memakai materi sebagai faktor utama dari teori. sedangkan yang 3 selain materi juga memakai materi tetapi ditambah dengan faktor moral atau spiritual).
menurutku semua itu sama saja, pancasila adalah berasal dari paradigma materialistik. karena materi diartikan dengan negara dan kalau pun ada landasan spiritual, dalam hal ini moral itu hanya pelangkap dan bukan faktor utama.
selain itu juga konsep ini di gagas oleh soekarno yang notabene pemikirannya lebih ke manifesto komunis, dan kemudian dikembangkan menurut gaya soeharto yang liberal kapitalistik.
so PANCASILA IS DEAD.
lain dari pada yang lain, kuliah hari ini asyik, walaupun ada betenya (NULIS TERUS, TANGAN GW AGAK BERMASALAH KALAU NULIS PAKE PENA).
jadi menurut dia ada tiga landasan dalam membangun sebuah teori ekonomi
1. Landasan Paradigma Liberal Kapitalistik
2. Landasan Paradigma Manifesto Komunis
3. Landasan Paradigma Pancasila
dimana landasan 1 dan 2 berasal dari Paradigma Materialistik, atau memakai materi sebagai faktor utama dari teori. sedangkan yang 3 selain materi juga memakai materi tetapi ditambah dengan faktor moral atau spiritual).
menurutku semua itu sama saja, pancasila adalah berasal dari paradigma materialistik. karena materi diartikan dengan negara dan kalau pun ada landasan spiritual, dalam hal ini moral itu hanya pelangkap dan bukan faktor utama.
selain itu juga konsep ini di gagas oleh soekarno yang notabene pemikirannya lebih ke manifesto komunis, dan kemudian dikembangkan menurut gaya soeharto yang liberal kapitalistik.
so PANCASILA IS DEAD.



0 Comments:
Post a Comment
<< Home